Skip to content

98. Neraka: Peringatan bagi yang Melupakan Batas โ€‹

Sejauh mana konsekuensi dari setiap kesalahan yang diabaikan?


Pernahkah kamu kesal saat melihat orang zalimโ€”penjajah, koruptor, pembunuhโ€”yang sampai matinya tidak pernah dapat hukuman di dunia? Mereka hidup mewah, mereka tertawa di atas penderitaan orang lain, dan hukum manusia tidak sanggup menangkap mereka.

Kita merasa dunia ini tidak adil kalau cuma segitu doang akhirnya. Kita butuh sebuah tempat di mana kezaliman itu dibayar tuntas. Inilah Nerakaโ€”bukan untuk balas dendam yang buta, tapi sebagai bentuk keadilan yang absolut.


Keadilan yang Pedih โ€‹

Neraka bukan sekadar soal api. Ini soal hancurnya harga diri dan penyesalan yang tidak ada ujungnya. Di sana, para pembangkang akan diberi makan pohon berduri (Zaqqum) dan minum air mendidih.

ูƒูู„ูŽู‘ู…ูŽุง ู†ูŽุถูุฌูŽุชู’ ุฌูู„ููˆุฏูู‡ูู… ุจูŽุฏูŽู‘ู„ู’ู†ูŽุงู‡ูู…ู’ ุฌูู„ููˆุฏู‹ุง ุบูŽูŠู’ุฑูŽู‡ูŽุง ู„ููŠูŽุฐููˆู‚ููˆุง ุงู„ู’ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ

"... Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab..." (QS. An-Nisa: 56)

Saat manusia di dunia sombong dan merasa bisa membuat aturan sendiri yang menindas orang lain, Allah tunjukkan siapa "Pemilik Sebenarnya" di akhirat.


Menolak Pembenaran Dosa โ€‹

Sistem dunia sering meremehkan atau bahkan menertawakan konsep neraka. Mereka bilang "Tuhan kan Maha Pengasih, tidak mungkin menyiksa makhluk-Nya sekejam itu." Mereka pakai narasi kasih sayang untuk membenarkan kemaksiatan.

Akibatnya? Manusia jadi tidak punya rasa takut saat merusak moral atau menindas agama Allah. Mereka kehilangan "rem batin".

Neraka menampar mentalitas sombong ini. Allah itu Al-Jabbar (Maha Perkasa) dan Al-Muntaqim (Maha Pemberi Balasan). Kasih sayang Allah itu untuk mereka yang mau taat, tapi keadilan Allah itu untuk mereka yang nekat membangkang.


Pilihan yang Membawa ke Sana โ€‹

Setiap langkah yang kita ambil untuk menjauh dari Allah adalah langkah menuju gerbang neraka. Neraka adalah tempat bagi mereka yang di dunia memilih untuk "asing" dari Allah.

Siksaan fisik di neraka sebenarnya adalah simbol dari "terputusnya" hubungan hamba dengan Sang Pencipta selamanya.


Refleksi โ€‹

Sedang berjalan ke arah mana kamu sekarang?

Berhentilah meremehkan dosa kecil. Ingat, api yang besar itu dimulai dari percikan kecil. Jadikan rasa takut pada neraka sebagai bahan bakar untuk terus istiqomah di jalan kebaikan.

Neraka adalah peringatan yang serius. Tapi di balik peringatan itu, ada janji yang lebih indahโ€”destinasi yang kita impikan selama ini, tempat di mana seluruh lelah kita akan diganti dengan kenikmatan yang tidak bisa dibayangkan.

Dibuat dengan โค๏ธ untuk umat Islam