03. The Iron (Al-Hadid): Logam yang Turun dari Langit โ
Bagaimana besi menjadi bukti cinta Allah pada manusia?
Dari pembahasan tentang langit yang terus meluas, mari kita turun ke bumi dan lihat sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari kita.
Coba perhatikan benda-benda di sekitarmu sekarang. Smartphone di genggamanmu, laptop yang kamu pakai, gedung-gedung yang menjulang di kota, bahkan hemoglobin yang mengalirkan oksigen dalam darahmuโsemuanya butuh satu elemen kunci: Besi.
Tanpa besi, dunia modern kita akan segera runtuh dan kembali ke zaman batu.
Tapi, ada satu rahasia besar tentang besi yang jarang dibahas di buku teks sekolah: Besi itu sebenarnya "alien". Dia bukan penduduk asli bumi.
Kata yang Menantang Logika โ
Selama berabad-abad, manusia mengira besi adalah hasil tambang asli dari perut bumi. Namun, Quran di Surah Al-Hadid ayat 25 menggunakan diksi yang sangat spesifik:
ููุฃููุฒูููููุง ุงููุญูุฏููุฏู ููููู ุจูุฃูุณู ุดูุฏููุฏู ููู ูููุงููุนู ููููููุงุณู
"...Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia..." (QS. Al-Hadid: 25)
Perhatikan kata Anzalna (Kami turunkan). Allah tidak menggunakan kata "Kami ciptakan di perut bumi" atau "Kami keluarkan dari dalam tanah."
Mengapa "turunkan"?
Fakta Sains yang Mengagetkan โ
Sains modern baru menyadari fakta ini di abad ke-20: Besi tidak bisa dibentuk di bumi.
Bahkan matahari kita pun tidak cukup panas untuk menciptakan besi. Atom besi hanya bisa lahir di jantung bintang-bintang raksasa yang meledak dalam fenomena yang disebut Supernova.
Setelah meledak, besi itu "ditembakkan" melintasi ruang angkasa dalam bentuk meteorit dan "turun" menghujam bumi.
Quran sudah memberikan indikasi fakta geologi-astronomi ini 1400 tahun sebelum manusia memiliki teleskop dan laboratorium nuklir.
Lebih dari Sekadar Fakta โ
Besi diturunkan bukan tanpa alasan. Allah menyebutkan dua karakteristik besi dalam ayat yang sama:
- Ba'sun Syadiid โ Kekuatan yang hebat
- Manaafi'ul Lin-Naas โ Berbagai manfaat bagi manusia
Tapi ada sesuatu yang lebih dalam lagi. Lihat urutan lengkap ayat tersebut:
Allah menurunkan besi bersamaan dengan Al-Kitab (pedoman) dan Al-Mizan (timbangan keadilan).
Artinya, besiโsebagai simbol kekuatanโharus selalu dipasangkan dengan pedoman dan keadilan.
Kekuatan tanpa keadilan akan menjadi penindasan. Keadilan tanpa kekuatan akan menjadi impian yang tak tercapai.
Refleksi โ
Setiap gram besi yang ada di sekitarmu adalah "hadiah" dari langit. Besi yang datang dari ledakan bintang-bintang raksasa, melintasi ruang angkasa, dan mendarat di bumi untuk menopang kehidupan manusia.
Ini mengingatkan kita bahwa kekuatan sejati bukan untuk mendominasi, tapi untuk menegakkan keadilan.
Dunia butuh kekuatan untuk tegakkan keadilan. Tapi, sebelum kita melangkah lebih jauh, tahukah kamu kenapa bumi yang kita pijak ini begitu stabil meski berputar super kencang?
Selanjutnya, kita akan lihat "paku raksasa" yang menjaga stabilitas planet kita.