92. Yaumul Ba'ats: Hari Kebangkitan dari Tidur Panjang
Kapan maut bukanlah titik akhir segalanya?
Pernahkah kamu merasa "aman" setelah menghapus history browser atau chat yang mencurigakan? Kita hidup di zaman di mana orang merasa bisa kabur dari tanggung jawab selama datanya tidak ketahuan.
Tapi ada satu kebenaran yang sering kita lupa: dalam sistem operasi alam semesta, tidak ada satu pun atom perbuatan yang bisa benar-benar dihapus selamanya. Akan ada hari ketika seluruh jasad kita yang sudah jadi tanah akan "dipulihkan" kembali secara utuh. Inilah Yaumul Ba'ats, hari kebangkitan.
Pemulihan Jasad
Ketika tiupan sangkakala kedua dibunyikan, Allah akan menurunkan hujan khusus yang membuat tulang ekor manusia tumbuh kembali menjadi jasad yang utuh. Seluruh manusia dari Nabi Adam sampai manusia terakhir akan keluar dari kuburannya masing-masing dalam keadaan kaget dan bingung.
يَوْمَ يَبْعَثُهُمُ اللَّهُ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُهُم بِمَا عَمِلُوا ۚ أَحْصَاهُ اللَّهُ وَنَسُوهُ ۚ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
"Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, sedang mereka melupakannya. Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu." (QS. Al-Mujadilah: 6)
Kamu mungkin lupa apa yang kamu ketik di kolom komentar tahun lalu, kamu mungkin lupa siapa yang kamu sakiti di masa lalu, tapi Allah tidak pernah lupa. Allah sudah Ahshahu—mencatat dengan sangat detail.
Kematian Bukan Titik Akhir
Sistem dunia sering mengajarkan bahwa kematian adalah akhir segalanya. Mereka bilang "Hidup itu cuma sekali, jadi puas-puasin aja." Mereka menanamkan narasi bahwa pertanggungjawaban hanya ada di depan hukum manusia.
Akibatnya? Muncul para koruptor, penjajah, dan pelaku maksiat yang merasa bisa "kabur" lewat kematian. Mereka pikir dengan mati, masalah selesai.
Yaumul Ba'ats menampar logika pendek mereka. Kematian itu justru hanya "tidur sebentar" sebelum masuk ke sidang besar. Menjadi Muslim berarti memiliki Kesadaran Akuntabel—jasad kita ini hanya "pinjaman" yang akan ditagih kualitas pemakaiannya.
Memori yang Menjadi Saksi
Setiap langkah kaki kita menuju kemaksiatan dan setiap jari kita yang dipakai menulis kebatilan akan jadi saksi di hadapan Allah. Kita akan berdiri sendiri-sendiri tanpa ada lingkaran pergaulan atau dukungan partai.
Kebangkitan kita adalah awal dari sebuah hari yang sangat panjang—Hari Perhitungan yang akan menentukan segalanya.
Refleksi
Kalau besok hari kebangkitan tiba, data apa yang paling banyak akan muncul di "profil"mu?
Berhentilah jadi orang yang cuma sibuk hapus jejak di dunia tapi lupa bahwa jejak di langit tetap abadi. Perbanyaklah amal rahasia yang bikin kamu tersenyum saat nanti dibangkitkan.
Kita sudah bangkit dari kubur, jasad kita telah dipulihkan. Tapi ini baru permulaan. Sekarang kita akan dibawa ke tempat yang sangat luas—tempat berkumpulnya seluruh umat manusia sepanjang sejarah.