Skip to content

22. Nabi Hud AS: Saat Kekuatan Materi Jadi Bumerang โ€‹

Apakah kemegahan fisik dan kekayaan benar-benar menjamin keamanan?


Pernah lihat orang yang pamer harta di media sosial? Atau yang merasa paling berkuasa karena punya jabatan tinggi dan aset melimpah? Kita sering silau sama kemegahan fisikโ€”gedung pencakar langit, kekuatan militer, atau ekonomi yang menguasai segalanya.

Rasanya kayak peradaban modern ini udah di puncak kejayaan manusia. Tapi ribuan tahun lalu, ada kaum yang persis kayak gitu: Kaum 'Ad. Mereka paling kuat, paling kaya, dan paling jago bangun infrastruktur di zamannya.

Kisah mereka jadi pengingat bahwa kekuatan materi bisa jadi bumerang kalau bikin kita lupa diri.


Puncak Kesombongan โ€‹

Kaum 'Ad merasa benar-benar nggak terkalahkan. Mereka punya gedung-gedung yang dipahat di puncak-puncak gunung dan benteng-benteng pertahanan yang super kokoh. Kesombongan mereka sampai di level paling absurd, mereka bertanya menantang: "Siapa yang lebih kuat daripada kami?"

ุฃูŽุชูŽุจู’ู†ููˆู†ูŽ ุจููƒูู„ู‘ู ุฑููŠู’ุนู ุขูŠูŽุฉู‹ ุชูŽุนู’ุจูŽุซููˆู†ูŽ . ูˆูŽุชูŽุชู‘ูŽุฎูุฐููˆู†ูŽ ู…ูŽุตูŽุงู†ูุนูŽ ู„ูŽุนูŽู„ู‘ูŽูƒูู…ู’ ุชูŽุฎู’ู„ูุฏููˆู†ูŽ . ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุจูŽุทูŽุดู’ุชูู… ุจูŽุทูŽุดู’ุชูู…ู’ ุฌูŽุจู‘ูŽุงุฑููŠู†ูŽ

"Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk memamerkan kemegahanmu, dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)? Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis." (QS. Asy-Syu'ara: 128-130)

Nabi Hud AS datang dengan kritik tajam: Materialisme dan budaya pamer kekuatan itu fana dan nggak punya ruh. Membangun infrastruktur cuma buat pamer kekuasaan adalah kesia-siaan. Kekuatan fisik dan dominasi ekonomi tanpa ketaatan kepada Allah cuma bakal berakhir jadi debu yang ditiup angin.


Obsesi "Kekekalan Dunia" โ€‹

Sistem dunia hari ini seringkali persis kayak Kaum 'Ad. Banyak yang terobsesi sama pertumbuhan ekonomi tanpa batas dan kemajuan teknologi militer cuma buat mengamankan kepentingan segelintir orang. Mereka pikir dengan semua itu mereka bakal kekal.

Mereka bangga sama kemegahan gedung bursa efek dan persenjataan nuklir, tapi buta terhadap kehancuran moral dan spiritual di dalam diri mereka sendiri.


Akhir dari Kesombongan โ€‹

Jangan pernah silau sama kemegahan yang keliatan kokoh dari luar. Semuanya rapuh karena nggak punya fondasi tauhid. Ingatlah sejarah: Allah hancurkan Kaum 'Adโ€”yang badannya gede-gede dan kuat ituโ€”cuma dengan angin kencang yang sangat dingin selama tujuh malam delapan hari.

Kekuatan materi mereka lumat habis tanpa sisa.


Refleksi โ€‹

Sebesar apa pun gedung yang kamu bangun, sekaya apa pun kamu di dunia, semuanya bakal ditinggal. Yang tersisa hanyalah pertanggungjawaban di hadapan Sang Pemilik Kekuatan yang Sebenarnya.

Jangan jadi orang yang hobi pamer materi atau haus validasi kekuasaan. Kemegahan itu ujian dari Allah, bukan tujuan hidup. Jadilah orang yang kuat secara materi tapi hatinya tetap tunduk dan terikat sama syariat Allah.


Kaum 'Ad lumat, muncul Kaum Thamud. Mereka lebih canggih lagi dalam seni arsitektur yang dipahat di batu gunung, tapi tetap saja terjebak dalam pembangkangan yang sama. Kisah selanjutnya akan membawa kita kepada unta betina yang menjadi mukjizat bagi mereka.

Dibuat dengan โค๏ธ untuk umat Islam