64. Talut & Jalut: Menang Lawan Giant dengan Izin Allah
Bagaimana mengalahkan "raksasa" dengan iman dan keyakinan?
Pernah ngerasa kalau tantangan yang kamu hadapi itu "kegedean" buat kamu?
Kamu mau ngerubah sesuatu yang busuk tapi musuhmu punya duit triliunan, media raksasa, dan senjata lengkap.
Sementara kamu? Cuma punya semangat dan segelintir temen.
Kita sering ngerasa minder dan pengen mundur pas liat "Giant" kezhaliman di depan mata.
Tapi kemenangan itu nggak pernah ditentukan oleh jumlah, tapi oleh kualitas iman dan ketaatan.
Seleksi Kader & Ujian Disiplin
Talut dipilih Allah jadi raja buat Bani Israil karena kelebihan ilmu dan fisiknya.
Pas mau berangkat perang lawan Jalut yang raksasa, Talut ngelakuin tes disiplin: barang siapa yang minum air sungai sepuasnya, dia bukan pasukannya.
Mayoritas gagal dan cuma segelintir yang lulus tes "menahan nafsu" ini.
... كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةً بِإِذْنِ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ
"... Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 249)
Kualitas vs Kuantitas
Pasukan yang jumlahnya dikit tapi mentalnya sudah teruji dan disiplin sama perintah pemimpin, itu jauh lebih mematikan daripada massa yang banyak tapi gampang disetir nafsu.
Kemenangan datang dari Izin Allah, dan izin itu cuma turun buat mereka yang sabar dan taat.
Kita hidup buat membuktikan kalau kekuatan iman bisa nge-hancurin logika materialisme yang cuma percaya pada jumlah tentara.
Realitas Takut Sama Statistik
Sistem dunia hari ini selalu nakut-nakutin kita lewat statistik.
Mereka bilang "kita nggak mungkin menang karena ekonomi kita lemah". Mereka pengen kita nyembah angka lebih dari kita percaya sama Allah.
Mereka nanamkan mentalitas pecundang agar kita nggak berani ngelakuin aksi apa-apa sebelum punya "modal" yang setara sama mereka.
Padahal, modal utama itu adalah Keyakinan Mutlak.
Daud (yang saat itu masih muda) ngebunuh Jalut cuma pake ketapel. Ini membuktikan kalau teknologi tercanggih sekalipun bakal lumpuh di depan takdir Allah pas kita punya kualitas iman yang tinggi.
Mentalitas Pemenang
Sebagai muslim, kita harus punya High-Performance Mindset.
Jangan mau cuma jadi kerumunan buih yang gampang pecah. Kita harus jadi orang yang punya kualitas individu yang tangguh—baik secara intelektual maupun fisik—agar layak dapet pertolongan Allah.
Akuntabilitas Keberanian
Setiap langkah keberanianmu buat ngelawan "Jalut-Jalut" masa kini bakal dicatat sebagai kepahlawanan di sisi Allah.
Di hadapan Allah, kita nggak bakal ditanya "kenapa kamu nggak punya rudal nuklir", tapi kita bakal ditanya: "Kenapa kamu nggak berani berjuang bareng barisan yang benar padahal Aku sudah janjiin kemenangan?"
Mereka yang berani ngelawan raksasa kezhaliman bakal dapet posisi mulia bareng para nabi dan syuhada.
Refleksi
Jangan gampang minder liat besarnya musuh! Jangan jadi orang yang cuma bisa ngeluh "kita bisa apa?".
Jadilah bagian dari Fiah Qalilah (golongan sedikit) yang berkualitas. Perbaiki disiplin pribadimu, perkuat sholat malammu, dan asah kapasitas intelektualmu.
Ingat, satu orang yang bener-bener ikhlas dan taat itu nilainya lebih besar dari satu juta orang yang ragu-ragu.
Pasukan Talut sudah menang. Sekarang, mari kita lihat gimana orang kaya yang sombong sama hartanya malah ditelan bumi: Kisah Qarun dan bahaya kesombongan materi.