Skip to content

48. Kapitalisme: Ketika Kekayaan Hanya Muter di Atas ​

Mengapa sistem ekonomi modern justru menciptakan ketimpangan yang ekstrem?


Dari akar sekularisme yang memisahkan nilai dari kehidupan publik, kini kita melihat buahnya dalam bentuk sistem ekonomi yang menguasai hampir seluruh aspek kehidupan manusia modern.

Seingat kita, hidup rasanya makin lama makin kayak perlombaan yang tidak ada habisnya. Semua orang disuruh berkompetisi mati-matian buat dapetin sumber daya yang katanya "terbatas", sementara segelintir orang di puncak hidup nyaman tanpa batas.

Kita diajarkan kalau sukses itu adalah numpuk harta sebanyak-banyaknya, tidak peduli siapa yang kita injak.

Inilah sistem yang namanya Kapitalisme, di mana nilai seorang manusia sering cuma dilihat dari seberapa banyak dia bisa menghasilkan profit.


Konsentrasi Kekayaan ​

Prinsip dasar Kapitalisme adalah kebebasan kepemilikan tanpa batas. Hasilnya? Kekayaan dunia terkonsentrasi di tangan segelintir orang.

Al-Quran sudah mengingatkan tentang bahaya sistem ekonomi yang bikin harta cuma "muter" di kalangan orang kaya doang.

ΩƒΩŽΩŠΩ’ Ω„ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΩƒΩΩˆΩ†ΩŽ Ψ―ΩΩˆΩ„ΩŽΨ©Ω‹ Ψ¨ΩŽΩŠΩ’Ω†ΩŽ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨΊΩ’Ω†ΩΩŠΩŽΨ§Ψ‘Ω مِنكُمْ

"...supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu..." (QS. Al-Hashr: 7)

Ini kritik tajam buat ekonomi kita hari ini. Ketika harta cuma muter di atas, rakyat bawah bakal terus kejepit kemiskinan struktural.

Mereka harus kerja berjam-jam cuma buat dapet upah yang habis buat bayar cicilan.


Profit di Atas Manusia ​

Sistem Kapitalisme menciptakan budaya kerja terus-menerus sampai burnout, sampai tidak punya waktu buat keluarga, apalagi buat ibadah.

Kenapa? Biar pemilik modal makin kaya.

Mereka tidak peduli sama kerusakan lingkungan, mereka tidak peduli sama kesehatan mentalmu, yang mereka peduliin cuma angka pertumbuhan saham di akhir tahun.

Manusia cuma dianggap sebagai "faktor produksi", bukan sebagai makhluk mulia ciptaan Allah.


Pertanggungjawaban Harta ​

Setiap rupiah yang kita dapat dan kita belanjakan dalam sistem ini akan ditanya.

Di hadapan Allah, kita tidak bisa bangga sama tumpukan aset kita kalau aset itu didapat dari sistem yang menindas orang lain.

Allah akan bertanya: "Apakah kamu membiarkan saudaramu kelaparan sementara kamu sibuk memperkaya diri dalam sistem ribawi?"

Kekayaan sejati adalah kekayaan yang berkah, yang didapat dengan cara yang halal dan didistribusikan sesuai aturan Allah.


Refleksi ​

Jangan mau terjebak dalam perlombaan tikus Kapitalisme. Jangan jadikan uang sebagai standar suksesmu.

Berhentilah memuja gaya hidup mewah para kapitalis. Hiduplah secukupnya, dan gunakan kelebihan hartamu buat kebaikan.

Jadilah pengusaha yang jujur atau karyawan yang amanah, tapi tetap fokus pada tujuan yang lebih besar.

Kita butuh sistem ekonomi yang berpihak pada manusia, bukan pada konglomerat.


Kapitalisme merusak kantong kita. Sekarang, mari kita lihat bagaimana saudaranya, Liberalisme, merusak jiwa dan moralitas kita lewat janji "kebebasan palsu".

Dibuat dengan ❀️ untuk umat Islam